Kadang
kala Dimana penyakit menjadi sebuah faktor yang mengerikan dan bisa
datang secara tiba-tiba tanpa ada satu pihakpun yang mengundang.
Maka dari itu untuk mengantipasi tentang datangnya sebuah
penyakit maka kadang kala kita memerlukan sebuah jaminan berupa,
Asuransi Kesehataan atau asuransi Jiwa yang akan sangat membantu di kemudian
hari bela sewaktu-waktu penyakit itu datang menghampri kita , setidaknya dengan
asuransi itu bisa mengurangi beban kita di kemudian hari.
Berikut
adalah macam-macam jenis – jenis Penyakit Kronis :
1. Serangan
Jantung Pertama
Infark sebagai otot jantung sebagai akibat kurangnya suplai darah ke jantung.
Kriteria diagnostik yang harus dipenuhi pada saat terjadinya serangan tersebut
adalah harus memenuhi 3 kriteria dari 5 kriteria tersebut di bawah ini dimana
sesuai dengan diagnosa serangan jantung pertama:
2. Stroke
Serangan serebrovaskuler apapun, yang mengakibatkan gejala neurologis yang
permanen, yang berlangsung lebih dari 24 (dua puluh empat) jam, termasuk infark
jaringan otak, pendarahan otak, trombosis atau embolisasi.
3. Kanker
Penyakit yang ditandai dengan adanya tumor ganas akibat pertumbuhan sel yang
tidak terkendali dan menyebarnya sel tumor ganas serta invasi ke jaringan.
4. Gagal
Ginjal
Gagal ginjal tahap akhir, yang diperlihatkan sebagai gagal berfungsinya kedua
ginjal yang kronis dan tidak dapat pulih kembali, sehingga memerlukan dialysis
ginjal yang teratur atau transplantasi ginjal.
5. Kelumpuhan
Hilangnya fungsi sedikitnya kedua tangan atau kedua kaki, atau satu lengan dan
satu kaki, secara total dan tetap, dan berlangsung secara terus menerus paling
sedikit selama 6 minggu. Kondisi ini harus ditegakkan oleh dokter ahli syaraf.
Luka akibat perbuatan yang disengaja oleh diri sendiri dikecualikan dari
penyakit ini.
6. Multiple
Sclerosis
Penyakit yang menyebabkan kerusakan sistem syaraf pusat secara progresif yang
menyebabkan kerusakan otak dan batang otak. Diagnosis yang pasti tanpa keraguan
oleh dokter ahli syaraf yang menegaskan kombinasi seperti: gejala-gejala yang
mengarah pada serabut-serabut (substansi putih) yang meliputi syaraf optik,
batang otak, dan sumsum tulang belakang, yang mengakibatkan defisit neorologis;
dan telah berlangsung minimal selama 6 bulan yang menyebabkan gangguan pada
koordinasi dan fungsi sensor motorik. Data yang mendukung adanya kambuhan dan
timbulnya gejala-gejala atau deficit neurologist.
7. Penyakit
Paru-Paru Kronis/Tahap Akhir
Penyakit paru-paru tahap akhir termasuk penyakit paru-paru intersisial yang
disebabkan oleh penyakit gagal pernafasan yang kronik.
8. Anemia
Aplastis
Gagal berfungsinya sumsum tulang yang kronis dan persisten yang mengakibatkan
anemia, neutropenia dan thrombositopenia yang memerlukan sedikitnya salah satu
perawatan di bawah ini:
a. Transfusi darah
b. Obat penstimulasi sumsum tulang
c. Obat immunosupresif
d. Transplantasi sumsum tulang
9. Tumor
Otak Jinak
Ancaman hidup yang disebabkan oleh tumor otak yang bukan kanker yang
menimbulkan kerusakan otak dan gejala-gejala khusus dari peningkatan tekanan di
dalam tengkorak seperti papilloedema (pembengkakan papill), gangguan mental,
gila dan gangguan indra yang telah dikonfirmasikan oleh dokter ahli syaraf.
Adanya tumor yang mendasarinya harus dikonfirmasikan secara CT Scan atau MRI.
10. Radang
Otak
Diagnosa inflamasi dari otak (cerebral hemisphere, brainstem atau cerebellum)
yang diakibatkan karena infeksi virus, yang menimbulkan komplikasi bermakna
yang berlangsung paling sedikit selama 6 minggu, mencakup defisit syaraf
permanen/menetap dan dikonfirmasi oleh dokter ahli syaraf. Defisit syaraf
permanen/menetap dapat berupa retardasi mental, emosi yang labil, gangguan
penglihatan, gangguan pendengaran, gangguan berbicara, kelemahan atau
kelumpuhan.
11. Lupus
Eritematosus Sistemik (Systemic Lupus Erythematosus)
Penyakit autoimun yang multisistemik dan multifaktor yang ditandai oleh
peningkatan auto-antibodi yang menyerang berbagai antigen tubuh.
12. Skleroderma
progresif
Suatu penyakit pembuluh darah kolagen yang sistemik yang menyebabkan terjadinya
fibrosis menyeluruh secara progresif di dalam kulit, pembuluh darah dan
organ-organ tubuh yang lain. Diagnosa penyakit ini harus didukung oleh biopsi
dan bukti pendukung hasil serologi dan penyakit ini harus sesuai dengan
proporsi sistemik yang berhubungan dengan jantung, paru-paru dan ginjal.
13. Penyakit
Kista Medullary
Penyakit ginjal yang progresif herediter dikarakteristikan dengan adanya kista
pada medulla, tubular atrophy dan intestitial fibrosis dengan manifestasi
anemia secara klinis, polyuria dan kehilangan sodium melalui ginjal, berkembang
menjadi gagal ginjal yang kronis. Diagnosis ini harus didukung oleh biopsy
ginjal.
14. Stroke
yang memerlukan operasi arteri carotid
Operasi arteri carotid (Carotid Endarterectomy) oleh dokter ahli bedah syaraf
yang diperlukan untuk membuang timbunan plak di arteri carotid pada stroke yang
telah berlangsung lebih dari 6 (enam) bulan. Operasi ini harus ada indikasi
dibutuhkan secara medis (medically necessary) oleh dokter ahli syaraf untuk
mencegah berulangnya serangan ischemic cerebrovascular.
15. Penyakit
Kaki Gajah Kronis
Penyakit kaki gajah kronis dengan karakteristik :
a. Pembengkakan yang berat dan menetap mulai dari lengan dan kaki atau bagian
tubuh lain yang diakibatkan oleh lympatic obstruction (penyumbatan kelenjar
Limfe); dan
b. Ditemukan adanya infeksi microfilaria dari hasil pemeriksaan laboratorium.